Selasa, 24 Januari 2012

CANDI BANYUNIBO : sebuah candi yang kaya dengan relief

halaman Banyunibo yang memiliki jembatan

Berawal dari melihat foto couple yang berda di depan candi yang ada jembatannya membuat kami menjadi penasaran dengan candi tersebut. Setelah mencari info, ternyata candi itu bernama candi banyunibo. Tanpa pikir panjang aku langsung mengajak tim ADVENTURE ARCHAEOLOGY untuk berekspedisi kesana pada hari Sabtu, 24 Desember 2011.
Ekspedisi pada hari itu dilakukan oleh 6 orang (windu, kopyor, hari, icul, simbah dan rico), setelah semua berkumpul kami langsung berangkat menuju TKP yang terletak di dusun Cepit, Bokoharjo, Kec. Prambanan. Untuk menemukan candi ini tidaklah susah, dari telkom jl. prambanan - piyungan tinggal ketimur (satu arah dengan Ratu Boko) sampai melewat sebuah gapura dusun cepit, dari sungai kecil sebelum gapura tinggal belok ke arah kanan sekitar 73 meter saja candi Banyunibo sudah berada di kiri jalan menghadap kebarat.
Candi ini merupakan candi yang dibangun pada masa Raja Baltung yang tentunya beragama Budha yang ditemukan pada bulan November tahun 1940 dan dilakukan penggalian yang terhenti pada tahun 1962 dilanjutkan kembali pada tahun 1976. Candi induk Banyunibo memiliki bentuk yang agak tambun dengan tinggi 14,25 meter dan luas tubuh candi 15,325 meter x 14,25 meter dan memiliki 6 buah candi perwara yang terletak disebelah timur (belakang) dan selatan (kiri candi induk) dengan jumlah masing - masing sisi 3. Bentuk perwara candi ini seperti sebuah stupa yang cukup besar, berdasarkan prediksi perwara - perwara tersebut ada kemungkinan juga digunakan untuk pagar candi karena di sebelah timur dan selatan candi tidak dtemukan pagar setelah dlakukan penelusuran sejauh 40 meter dan di sisi kanan (utara) ditemukan sebuah pagar. Tetapi guyonan kami candi ini sepertinya sudah memliki pagar yang sangat besar sekali karena disebelah utara, tmur, dan selatan dkellingi oleh bukit boko sedangkan disebalah barata adalah persawahan.

sebuah relief orang sedang duduk pada pintu candi

Yang sangat menarik bagi kami adalah relief - relief pada dindng candi yang tersebar hampir dsetiap sudutnya, mula dari kaki candi, pintu, dinding candi, lorong candi, didinding dalam candi, hngga pada relung besar yang berada di tengah ruangan pun ada reliefnya. Relief yang pertama dan banyak dijumpai kaki candi adalah relief tumbuhan yang keluar dari pot bunga dengan berbagai macam bentuk yang dianggap sebagai pangkal kehidupan. Sedangkan pada sayap dan pipi tangga candi terdapat sebuah relief orang awam tetapi belum diketahui siapa mereka. Didinding sebelah selatan terdapat sebuah gana, jendela dengan relief arca seorang wanita yang sedang duduk bersila (menggambarkan Cakti Ratna Sambhawa atau sering dikenal dengan sebutan Wajradhatwicwari/Tathta). Didinding sebelah timur terdapat gana, relief seorang laki - laki yang sedang berdiri, dengan tangan kanan ditekuk keatas sedang memegang cemara (mahkota), tangan kiri diletakkan dipinggang memakai lotus. (win)
foto : windu

1 komentar:

wah wah wah.. baguuus!!!!
saya suka saya suka :D

Posting Komentar