landscape sekitar lokasi
Gunung Kidul merupakan salah satu tempat yang berpotensi tinggi dengan temuan - temuan arkeologinya terutama peninggalan Prasejarah, tetapi masa Hindu - Budha, Islam juga cukup banyak ditemukan di Kabupaten ini. Dan di Gunung Kidul juga dilintasi sebuah sungai yang mengalir sampai ke Bantul dengan airnya yang berwarna hijau yang terkenal dengan nama sungai Oyo. Aliran sungai ini melintas di salah satu desa wsata yaitu Desa Wisata Jelok, Patuk, Gunung Kidul. Menurut penuturan warga sekitar, di aliran sungai Oyo yang melintas di Jelok ada candinya! Akupun penasaran dengan keberadaan candi tersebut dan mencoba menyusurinya. Dengan ditemani beberapa teman dengan sedikit bertanya kepada warga sekitar, akhirnya saya dan teman - teman berhasil menemukan lokasi yang kabarnya ada candinya, tap sayangnya letaknya berada ditepian seberang.
Menurut warga yang sempat ditanyai oleh temanku, katanya dahulu ada semacam batuan bertumpuk yang membentuk mulut goa dan menyerupai pintu masuk ke candi. Letaknya berada di tepi sungai, jadi bila ada orang yang mandi disekitar tkp bisa masuk ke tempat yang dikabarkan candi dengan cara berenang. Tetapi lama - kelamaan karena tergerus air, maka yang dikbarkan candi tersebut rubuh dan seluruh batuannya masuk kedalam air.
batauan tepi sungai, kabarnya batuan candi
Karena poss kami berada diseberang dan tidak mungkin menuju tkp saat itu, maka kami memutuskan untuk melihatnya dari kejauhan. Letak batuan yang kabarnya batu candi tersebut saat ini tepat berada ditepi sungai karena kondisi saat ini adalah musim kemarau.
Bila saya amati dari kejauhan, batuan - batuan tersebut memang berbentuk seperti batuan candi. Dan bila dilihat dari konsep pembuatan candi, memang candi dibuat didekat air, candi juga menghadap ke arah barat atau timur dan yang dikabarkan candi tersebut juga menghadap kearah barat.
Jadi, belum bisa dipastikan apakah itu benar candi atau bukan walaupun sudah ada dua buah konsep candi yang terbukti karena belum menuju ke tkp secara langsung (baru melihat dari kejauhan). Dan tunggu petualangan kami selanjutnya tentang desas - desus candi didalam air ini ya.(
win)
HIDUPKU PETUALANGANKU, BUDAYAKU BUDAYA NEGERI KITA